TRAINING MANAJEMEN RISIKO BISNIS

Daftar Isi

Apakah Bisnis Anda Sudah Siap Menghadapi Risiko Sebelum Risiko Mengganggu Target?

Bangun kemampuan membaca, mengukur, memprioritaskan, dan mengendalikan risiko agar perusahaan mampu mengambil keputusan lebih berani tanpa kehilangan kendali atas tujuan bisnis.

Apa Itu Manajemen Risiko Bisnis?

Manajemen Risiko Bisnis merupakan proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, menangani, memantau, dan mengomunikasikan risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi. Pendekatan ini membantu perusahaan menghubungkan risiko dengan strategi, keputusan, operasi, aset, proyek, dan peluang bisnis sehingga manajemen dapat mengambil keputusan berdasarkan tingkat risiko yang jelas. ISO 31000:2018 menempatkan manajemen risiko sebagai pendekatan yang dapat organisasi gunakan lintas sektor dan mengarahkan organisasi untuk mengintegrasikan risiko dengan tata kelola, strategi, perencanaan, pelaporan, kebijakan, nilai, serta budaya organisasi.

Mengapa Manajemen Risiko Bisnis Ini Penting?

Perusahaan menghadapi risiko keuangan, operasional, strategis, hukum, teknologi, reputasi, hingga perubahan pasar; namun, perusahaan sering terlambat bertindak karena mereka hanya melihat risiko ketika dampaknya sudah muncul. Karena itu, organisasi membutuhkan sistem yang mengubah manajemen risiko dari aktivitas administratif menjadi alat pengambilan keputusan. Riset systematic review tahun 2026 yang menganalisis 32 artikel menunjukkan bahwa literasi ekonomi membantu organisasi memahami faktor risiko, mengurangi risiko finansial, serta mendukung keputusan bisnis yang lebih bijaksana. Selain itu, penelitian terhadap 174 perusahaan publik menemukan hubungan positif antara penerapan Enterprise Risk Management dan kinerja organisasi. Bahkan, tinjauan 65 studi menemukan bukti empiris bahwa praktik manajemen risiko yang baik dapat meningkatkan nilai perusahaan, memperbaiki kinerja finansial, serta mengurangi volatilitas arus kas dan biaya kesulitan keuangan. Karena itu, pelatihan ini membantu peserta mengubah ketidakpastian menjadi informasi strategis yang mendukung keputusan, perlindungan aset, dan keberlanjutan bisnis.

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

  1. Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mengantisipasi risiko sebelum menimbulkan kerugian.
  2. Memperkuat kualitas pengambilan keputusan strategis dan operasional.
  3. Membangun budaya sadar risiko di seluruh organisasi.
  4. Meningkatkan ketahanan bisnis melalui pengelolaan risiko yang terstruktur.

Apa Saja Materi Dalam Pelatihan Ini?

 

Hari Pertama

  1. Fundamental Manajemen Risiko — memahami konsep risiko, jenis risiko, prinsip risk management, risk appetite, dan hubungan risiko dengan tujuan bisnis.
  2. Identifikasi Risiko Bisnis — memetakan risiko strategis, finansial, operasional, teknologi, legal, reputasi, dan eksternal.
  3. Risk Assessment — menganalisis kemungkinan, dampak, risk level, risk exposure, dan prioritas penanganan.
  4. Risk Register Dan Risk Mapping — menyusun risk register, risk matrix, indikator risiko, pemilik risiko, dan prioritas mitigasi.

Hari Kedua

  1. Risk Treatment — menentukan strategi menghindari, mengurangi, mentransfer, menerima, atau mengeksploitasi risiko dan peluang.
  2. Enterprise Risk Management — mengintegrasikan risiko dengan strategi, tata kelola, proses bisnis, dan pengambilan keputusan.
  3. Risk Monitoring Dan Reporting — membangun Key Risk Indicator, pemantauan risiko, early warning system, dan pelaporan manajemen.
  4. Business Risk Simulation — menganalisis studi kasus dan menyusun risk action plan berdasarkan skenario bisnis.

Apa Hasil yang Peserta Dapatkan Mengikuti Pelatihan Ini?

  1. Risk Awareness Meningkat — mampu mengenali risiko yang dapat menghambat sasaran bisnis.
  2. Risk Identification Lebih Tajam — mampu menemukan sumber risiko dari lingkungan internal dan eksternal.
  3. Risk Assessment Lebih Terstruktur — mampu menilai kemungkinan dan dampak risiko secara sistematis.
  4. Mitigasi Lebih Tepat Sasaran — mampu memilih strategi penanganan berdasarkan karakteristik dan tingkat risiko.
  5. Keputusan Bisnis Lebih Terukur — mampu mempertimbangkan risiko dan peluang sebelum mengambil keputusan.
  6. Risk Monitoring Lebih Responsif — mampu menggunakan indikator risiko untuk mendeteksi perubahan kondisi lebih awal.
  7. Risk Culture Lebih Kuat — mampu mendorong kesadaran risiko sebagai bagian dari aktivitas kerja sehari-hari.

Aplikasi Apa yang Digunakan Dalam Pelatihan?

  1. Microsoft Excel
  2. Microsoft Power BI
  3. Miro
  4. Risk Register Software

FAQ: Pertanyaan Seputar Manajemen Risiko Bisnis

  1. Apa saja jenis risiko yang dibahas dalam pelatihan ini?
    Peserta mempelajari risiko strategis, finansial, operasional, teknologi, legal, kepatuhan, reputasi, sumber daya manusia, dan risiko eksternal. Peserta juga belajar menghubungkan risiko tersebut dengan sasaran serta proses bisnis.
  2. Apakah pelatihan ini mengikuti ISO 31000?
    Ya, materi dapat menggunakan prinsip dan kerangka ISO 31000:2018 sebagai salah satu referensi utama. ISO 31000 memberikan prinsip, kerangka, dan proses untuk mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, menangani, memantau, serta mengomunikasikan risiko.
  3. Apakah peserta akan belajar membuat risk register dan risk matrix?
    Ya. Peserta berlatih menyusun risk register, menentukan tingkat risiko, menetapkan pemilik risiko, memilih strategi mitigasi, serta menyusun indikator pemantauan. Dengan demikian, peserta dapat menerjemahkan konsep manajemen risiko menjadi alat kerja yang praktis.

Siapa Saja yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini?

  1. Senior Management: Direktur, C-Level, Komisaris, General Manager, dan pimpinan perusahaan.
  2. Middle Management: Risk Manager, Finance Manager, Operations Manager, Business Manager, dan Department Head.
  3. Risk & Compliance Professional: Risk Officer, Risk Analyst, Compliance Officer, Internal Control, dan Auditor Internal.
  4. Finance Professional: CFO, Finance Staff, Accounting Staff, Treasury, dan Financial Analyst.
  5. Business & Operations Professional: Operations Manager, Project Manager, Procurement, Supply Chain, dan Business Development.
  6. Entrepreneur: Founder, pemilik UMKM, pengusaha, dan pengelola bisnis keluarga.
  7. Professional & Consultant: Konsultan bisnis, konsultan manajemen, business analyst, dan profesional pengembangan organisasi.
  8. Future Risk Professional: Fresh graduate, mahasiswa tingkat akhir, management trainee, dan profesional yang ingin berkarier dalam bidang risiko.

Jangan Tunggu Risiko Menjadi Krisis—Kendalikan Risiko Sebelum Risiko Mengendalikan Bisnis!

Risiko tidak selalu berarti ancaman. Risiko juga dapat membuka peluang ketika perusahaan mampu mengenali ketidakpastian, mengukur dampaknya, dan memilih respons yang tepat. Karena itu, Pelatihan Manajemen Risiko Bisnis membantu peserta membangun pola pikir berbasis risiko sekaligus mengembangkan kemampuan praktis untuk membuat risk register, memetakan risiko, menentukan mitigasi, memantau indikator, dan menyusun respons yang selaras dengan tujuan bisnis.

Saatnya mengubah manajemen risiko dari sekadar dokumen kepatuhan menjadi decision-making engine yang membantu perusahaan bergerak lebih percaya diri. Daftarkan diri Anda atau tim perusahaan sekarang dan bangun kemampuan untuk membaca risiko lebih awal, mengambil keputusan lebih cerdas, serta menjaga bisnis tetap tangguh ketika ketidakpastian meningkat.

Apa Pelatihan Serupa dengan Pelatihan Manajemen Risiko Bisnis?

  1. Training Manajer Risiko Perbankan
  2. Training Financial Risk Management
  3. Training Manajemen Risiko Perbankan Syariah

Training Unggulan

Hubungi Kami
prischa bg merah

Prischa

Jadwal Training
Training Terbaru

TRAINING ASPEN HYSYS

Apakah Anda Sudah Menguasai Simulasi Proses untuk Menguji Skenario Operasi Sebelum Mengambil Keputusan Engineering? Gunakan Aspen HYSYS untuk membangun simulasi

Selengkapnya »