TRAINING COACHING, COUNSELING, & MENTORING

Daftar Isi

Bagaimana Cara Mengubah Percakapan Kerja Menjadi Proses Pengembangan Karyawan yang Menghasilkan Perubahan Nyata?

Kuasai coaching, counseling, dan mentoring untuk membangun komunikasi pengembangan, meningkatkan kinerja, memperkuat employee engagement, dan menyiapkan talenta masa depan.

Apa Itu Coaching, Counseling, & Mentoring?

Coaching, Counseling, & Mentoring merupakan tiga pendekatan pengembangan manusia yang membantu pemimpin, HR professional, dan atasan mendampingi individu menghadapi tantangan, meningkatkan kinerja, serta mengembangkan kapasitas profesional. Coaching berfokus pada pertanyaan, kesadaran, tujuan, dan pencarian solusi oleh coachee; counseling membantu individu mengeksplorasi persoalan, hambatan, dan pilihan tindakan secara suportif; sedangkan mentoring memanfaatkan pengalaman dan wawasan mentor untuk mempercepat pembelajaran serta perkembangan karier. Dengan memahami perbedaan fungsi tersebut, organisasi dapat memilih pendekatan yang tepat sesuai kebutuhan individu dan situasi kerja.

Mengapa Coaching, Counseling, & Mentoring Ini Penting?

Banyak organisasi memiliki pemimpin yang mampu memberikan instruksi, tetapi belum tentu mampu mengembangkan manusia melalui percakapan yang terstruktur. Akibatnya, masalah kinerja sering berulang, potensi karyawan tidak berkembang optimal, dan proses pengembangan talenta kehilangan arah. Karena itu, pelatihan ini memberikan high-value solution melalui teknik mendengar aktif, pertanyaan berbobot, pemberian umpan balik, penetapan tujuan, eksplorasi masalah, dan pendampingan berkelanjutan. Riset meta-analysis terhadap workplace coaching menunjukkan efek positif moderat terhadap hasil organisasi, termasuk aspek keterampilan dan hasil afektif. Penelitian lain pada 395 karyawan juga menemukan bahwa keahlian coach lebih berpengaruh daripada sekadar frekuensi sesi, sementara kualitas hubungan coaching ikut menjembatani dampaknya terhadap kepuasan kerja dan niat berpindah kerja. Selain itu, meta-analysis mengenai mentoring menunjukkan bahwa mentoring memberikan dampak positif terhadap career outcomes. Dengan demikian, organisasi perlu membangun kompetensi pendampingan yang berkualitas, bukan sekadar memperbanyak sesi percakapan.

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

  1. Meningkatkan kemampuan pemimpin dalam mengembangkan potensi karyawan
  2. Membangun komunikasi kerja yang lebih terbuka dan produktif
  3. Memperkuat budaya umpan balik, pembelajaran, dan pengembangan berkelanjutan
  4. Mempercepat kesiapan talenta melalui pendampingan yang terstruktur

Apa Saja Materi Dalam Pelatihan Ini?

 

Hari Pertama

  1. Konsep Coaching, Counseling, Dan Mentoring — memahami karakteristik, tujuan, prinsip, perbedaan, serta penggunaan masing-masing pendekatan.
  2. Komunikasi Dan Active Listening — mengembangkan kemampuan mendengar, mengobservasi, menggali informasi, dan membangun kepercayaan.
  3. Teknik Coaching Berbasis Pertanyaan — menggunakan pertanyaan eksploratif, powerful questions, goal setting, dan teknik action planning.
  4. Feedback Dan Performance Conversation — memberikan umpan balik secara objektif, konstruktif, spesifik, dan berorientasi pada perubahan perilaku.

Hari Kedua

  1. Teknik Counseling Di Tempat Kerja — mengenali persoalan, mengeksplorasi kebutuhan, menjaga batas profesional, dan membantu individu menentukan pilihan tindakan.
  2. Teknik Mentoring Dan Knowledge Transfer — mentransfer pengalaman, wawasan, know-how, dan pembelajaran karier secara terarah.
  3. Managing Difficult Conversation — menangani percakapan sulit, resistensi, konflik, emosi, dan hambatan komunikasi.
  4. Coaching Action Plan Dan Evaluation — menyusun development plan, indikator perubahan, tindak lanjut, serta evaluasi efektivitas pendampingan.

Apa Hasil yang Peserta Dapatkan Mengikuti Pelatihan Ini?

  1. Memahami Perbedaan Pendekatan coaching, counseling, dan mentoring
  2. Mampu Membangun Rapport untuk menciptakan hubungan pendampingan yang terpercaya
  3. Mampu Menggunakan Active Listening dalam percakapan pengembangan
  4. Mampu Mengajukan Powerful Questions untuk menggali kesadaran dan solusi
  5. Mampu Memberikan Feedback yang spesifik, objektif, dan konstruktif
  6. Mampu Menangani Percakapan Sulit tanpa kehilangan fokus pada tujuan pengembangan
  7. Mampu Menyusun Action Plan untuk memantau perkembangan individu secara berkelanjutan

Aplikasi Apa yang Digunakan Dalam Pelatihan?

  1. Microsoft Teams
  2. Zoom
  3. Microsoft Excel
  4. Google Workspace

FAQ: Pertanyaan Seputar Coaching, Counseling, & Mentoring

  1. Apa perbedaan coaching, counseling, dan mentoring?
    Coaching membantu individu menemukan kesadaran dan solusi melalui proses bertanya serta penetapan tujuan. Counseling membantu individu mengeksplorasi masalah dan pilihan tindakan secara suportif. Sementara itu, mentoring menekankan transfer pengalaman, pengetahuan, dan wawasan dari individu yang lebih berpengalaman.
  2. Apakah pelatihan ini hanya cocok untuk HR?
    Tidak. Pemimpin, manager, supervisor, team leader, trainer, HR professional, dan profesional yang memiliki tanggung jawab mengembangkan orang dapat menggunakan kompetensi ini dalam aktivitas kerja sehari-hari.
  3. Apakah peserta langsung melakukan praktik coaching?
    Ya. Pelatihan dapat menggunakan role play, studi kasus, simulasi percakapan, latihan active listening, powerful questions, pemberian feedback, serta penyusunan action plan agar peserta mengubah konsep menjadi keterampilan praktis.

Siapa Saja yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini?

  1. Level Senior: Direktur, General Manager, HR Director, Head of HR, dan pimpinan organisasi
  2. Level Menengah: HR Manager, Learning & Development Manager, Talent Manager, Department Manager, dan People Manager
  3. Level Supervisor: Supervisor, Team Leader, Section Head, Coordinator, dan First-Line Manager
  4. Level Staff: HR Staff, Learning & Development Staff, People Development Staff, dan Employee Relations Staff
  5. Profesional Pengembangan SDM: Coach, Mentor, Trainer, Facilitator, HR Business Partner, dan Organizational Development Professional
  6. Profesional Manajerial: Project Manager, Sales Manager, Operations Manager, dan pemimpin tim lintas fungsi
  7. Profesional Pemula: Fresh Graduate, Young Professional, dan calon pemimpin yang ingin mengembangkan kemampuan interpersonal
  8. Pelaku Bisnis: Entrepreneur, Business Owner, konsultan, startup founder, dan profesional yang mengelola tim

Jadikan Setiap Percakapan sebagai Mesin Pertumbuhan Talenta!

Pemimpin yang hebat tidak hanya memberi jawaban; mereka membantu orang lain menemukan jawaban, membangun kesadaran, dan berani mengambil tindakan. Karena itu, Training Coaching, Counseling, & Mentoring dirancang untuk membantu peserta mengembangkan keterampilan pendampingan yang dapat langsung diterapkan dalam percakapan kinerja, pengembangan karier, penyelesaian masalah, dan penguatan talenta. Peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga berlatih membangun rapport, mendengar secara aktif, mengajukan pertanyaan strategis, memberikan feedback, dan mengelola percakapan sulit.

Sekarang waktunya mengubah pola komunikasi dari sekadar memberi instruksi menjadi mengembangkan potensi. Riset menunjukkan bahwa kualitas coaching memiliki hubungan penting dengan berbagai hasil kerja, sementara mentoring juga mendukung perkembangan karier. Daftarkan diri atau tim Anda sekarang dan bangun pemimpin yang mampu mendengar, bertanya, membimbing, serta menggerakkan perubahan. Jadikan coaching, counseling, dan mentoring sebagai people development advantage organisasi Anda!

Apa Pelatihan Serupa dengan Pelatihan Coaching, Counseling, & Mentoring?

  1. Training Effective Leadership & Supervisory Skills
  2. Training Strategic Innovation Leadership
  3. Training Hospitality Leadership

Training Unggulan

Hubungi Kami
prischa bg merah

Prischa

Jadwal Training
Training Terbaru

TRAINING ASPEN HYSYS

Apakah Anda Sudah Menguasai Simulasi Proses untuk Menguji Skenario Operasi Sebelum Mengambil Keputusan Engineering? Gunakan Aspen HYSYS untuk membangun simulasi

Selengkapnya »