TRAINING BREVET PAJAK A & B (PERPAJAKAN)

Daftar Isi

Apakah Anda Ingin Menguasai Perpajakan Secara Praktis dan Lebih Siap Menghadapi Kewajiban Pajak?

Bangun kompetensi perpajakan dari konsep dasar hingga praktik penghitungan, pelaporan, dan analisis pajak agar Anda lebih percaya diri menangani kebutuhan perpajakan individu maupun perusahaan.

Apa Itu Brevet Pajak A & B (Perpajakan)?

Brevet Pajak A & B merupakan program pembelajaran perpajakan yang membekali peserta dengan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis mengenai ketentuan pajak, penghitungan, administrasi, serta pelaporan kewajiban perpajakan. Secara umum, level A berfokus pada kompetensi perpajakan wajib pajak orang pribadi, sedangkan level B memperluas cakupan pada wajib pajak badan sesuai ruang lingkup kompetensi konsultan pajak tingkat A dan B. Direktorat Jenderal Pajak menjelaskan bahwa sertifikat konsultan pajak tingkat A mencakup layanan perpajakan bagi wajib pajak orang pribadi, sedangkan tingkat B mencakup wajib pajak orang pribadi dan badan dengan pengecualian tertentu.

Mengapa Brevet Pajak A & B (Perpajakan) Ini Penting?

Kesalahan memahami objek pajak, tarif, dasar pengenaan, pemotongan, pembayaran, atau pelaporan dapat membuat perusahaan menghadapi koreksi, tambahan biaya, dan risiko kepatuhan; karena itu, profesional membutuhkan kemampuan perpajakan yang tidak berhenti pada hafalan regulasi. Brevet Pajak A & B memberikan solusi bernilai tinggi melalui pembelajaran konseptual, latihan perhitungan, studi kasus, dan praktik administrasi agar peserta mampu mengambil keputusan pajak secara lebih terstruktur. Penelitian field experiment selama tiga tahun terhadap pengusaha baru menemukan bahwa program pelatihan pajak memengaruhi aspek tertentu dari perilaku kepatuhan dan meningkatkan laba peserta melalui penurunan biaya bisnis. Selain itu, penelitian mengenai tax literacy mengidentifikasi pengetahuan umum, prosedural, dan hukum sebagai tiga domain penting dalam kompetensi perpajakan, sehingga pembelajaran pajak perlu menggabungkan pemahaman aturan dengan kemampuan praktik.

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

  1. Meningkatkan kompetensi perpajakan dari konsep dasar hingga penerapan praktis.
  2. Memperkuat kemampuan menghitung, mengadministrasikan, dan melaporkan kewajiban pajak.
  3. Mengurangi risiko kesalahan dalam pengelolaan kewajiban perpajakan.
  4. Membuka peluang pengembangan karier di bidang perpajakan, akuntansi, dan keuangan.

Apa Saja Materi Dalam Pelatihan Ini?

 

Hari Pertama

  1. Dasar Perpajakan — memahami konsep pajak, fungsi pajak, sistem perpajakan Indonesia, subjek, objek, dan administrasi perpajakan.
  2. Pajak Penghasilan Orang Pribadi — memahami ketentuan PPh orang pribadi, penghasilan kena pajak, tarif, penghitungan, dan kewajiban pelaporan.
  3. PPh Pemotongan Dan Pemungutan — memahami mekanisme PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat (2) sesuai ketentuan yang berlaku.
  4. Administrasi Perpajakan — memahami NPWP, pembayaran, e-Billing, pelaporan, SPT, serta dokumentasi perpajakan.

Hari Kedua

  1. Pajak Pertambahan Nilai — memahami konsep PPN, transaksi kena pajak, faktur pajak, pajak masukan, dan pajak keluaran.
  2. PPh Badan — memahami penghasilan, biaya, koreksi fiskal, penghasilan kena pajak, dan penghitungan PPh badan.
  3. Rekonsiliasi Fiskal — mengidentifikasi perbedaan komersial dan fiskal serta menyusun koreksi fiskal secara sistematis.
  4. Studi Kasus Perpajakan — mengerjakan simulasi penghitungan, pembayaran, pelaporan, dan analisis kasus perpajakan individu serta badan.

Apa Hasil yang Peserta Dapatkan Mengikuti Pelatihan Ini?

  1. Pemahaman Pajak Lebih Komprehensif — memahami prinsip dan mekanisme perpajakan secara terstruktur.
  2. Kemampuan Hitung Pajak Meningkat — mampu melakukan penghitungan berbagai jenis pajak sesuai studi kasus.
  3. Administrasi Pajak Lebih Rapi — mampu mengelola dokumen, pembayaran, dan pelaporan perpajakan secara sistematis.
  4. Analisis Fiskal Lebih Tajam — mampu mengidentifikasi perbedaan komersial dan fiskal.
  5. Kesadaran Kepatuhan Meningkat — mampu memahami konsekuensi dan pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu.
  6. Kesiapan Kerja Lebih Tinggi — memiliki fondasi kompetensi yang relevan untuk fungsi pajak, akuntansi, dan keuangan.
  7. Kemampuan Menangani Kasus Pajak Meningkat — mampu menerapkan konsep melalui latihan dan studi kasus perpajakan.

Aplikasi Apa yang Digunakan Dalam Pelatihan?

  1. Coretax DJP
  2. Microsoft Excel
  3. DJP Online
  4. e-Bupot

FAQ: Pertanyaan Seputar Brevet Pajak A & B (Perpajakan)

  1. Apa perbedaan Brevet Pajak A dan B?
    Brevet A umumnya memberikan fondasi perpajakan dengan fokus pada kewajiban wajib pajak orang pribadi, sedangkan Brevet B memperluas pembahasan ke perpajakan badan. Peserta perlu membedakan program pelatihan brevet dengan sertifikasi konsultan pajak resmi karena keduanya memiliki fungsi dan ketentuan yang berbeda. DJP menetapkan cakupan sertifikat konsultan pajak tingkat A dan B secara spesifik.
  2. Apakah peserta tanpa latar belakang perpajakan dapat mengikuti pelatihan ini?
    Ya. Program ini dapat membantu pemula membangun fondasi perpajakan secara bertahap. Peserta dari bidang akuntansi, keuangan, HR, administrasi, bisnis, maupun profesional lain dapat memanfaatkan materi sesuai kebutuhan pekerjaannya.
  3. Apakah materi mengikuti perkembangan regulasi perpajakan?
    Program pelatihan perlu menyesuaikan materi dengan ketentuan yang berlaku saat pelaksanaan. DJP secara berkala memperbarui informasi peraturan dan menyediakan materi pembelajaran perpajakan melalui kanal Belajar Pajak. Karena itu, peserta perlu memeriksa ketentuan terbaru ketika menerapkan materi dalam pekerjaan.

Siapa Saja yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini?

  1. Senior Management: Direktur, Finance Director, CFO, General Manager, dan pimpinan perusahaan.
  2. Middle Management: Finance Manager, Accounting Manager, Tax Manager, dan Kepala Departemen Keuangan.
  3. Staff Keuangan Dan Pajak: Tax Officer, Tax Staff, Accounting Staff, Finance Staff, dan Payroll Staff.
  4. Profesional Akuntansi: Akuntan, accounting professional, auditor, dan konsultan keuangan.
  5. Profesional Perusahaan: HR, Procurement, Legal, Administration, Sales, dan Operations yang menangani transaksi atau administrasi terkait pajak.
  6. Entrepreneur: Pengusaha, founder, pemilik UMKM, dan pengelola bisnis keluarga.
  7. Talenta Awal Karier: Fresh graduate, mahasiswa tingkat akhir, management trainee, dan pencari kerja bidang akuntansi atau perpajakan.
  8. Calon Profesional Pajak: Calon konsultan pajak, praktisi perpajakan, freelancer, dan profesional yang ingin beralih karier ke bidang pajak.

Kuasai Perpajakan, Tingkatkan Nilai Profesional Anda!

Perpajakan membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menghafal tarif dan pasal. Anda perlu memahami logika penghitungan, alur administrasi, hubungan antara transaksi dan kewajiban pajak, serta cara membaca kasus secara sistematis. Karena itu, Brevet Pajak A & B membantu Anda membangun kompetensi yang lebih aplikatif melalui kombinasi konsep, latihan, dan studi kasus. Pendekatan tersebut juga selaras dengan penelitian yang menunjukkan bahwa pelatihan pajak dapat memengaruhi aspek perilaku kepatuhan dan membantu pelaku usaha mengambil keputusan keuangan dengan lebih baik.

Jangan biarkan keterbatasan pemahaman pajak menghambat karier atau meningkatkan risiko bisnis Anda. Ikuti Pelatihan Brevet Pajak A & B dan tingkatkan kemampuan Anda dalam memahami, menghitung, mengelola, serta melaporkan kewajiban perpajakan secara lebih profesional.

Apa Pelatihan Serupa dengan Pelatihan Brevet Pajak A & B (Perpajakan)?

  1. Training Perpajakan Pada Industri Pertambangan, Oil, & Gas
  2. Training Corporate Tax Planning Strategy
  3. Training CORETAX Pengelolaan Pajak Personal & badan Usaha

Training Unggulan

Hubungi Kami
prischa bg merah

Prischa

Jadwal Training
Training Terbaru

TRAINING ASPEN HYSYS

Apakah Anda Sudah Menguasai Simulasi Proses untuk Menguji Skenario Operasi Sebelum Mengambil Keputusan Engineering? Gunakan Aspen HYSYS untuk membangun simulasi

Selengkapnya »