Apakah Anda Siap Mengubah Risiko Perbankan Menjadi Keunggulan Strategis?
Bangun kemampuan manajemen risiko perbankan yang tajam, terukur, dan berorientasi keputusan untuk menjaga kesehatan bank sekaligus memperkuat pertumbuhan bisnis.
Apa Itu Manajer Risiko Perbankan?
Manajer Risiko Perbankan merupakan profesional yang memimpin proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan mitigasi risiko bank agar aktivitas bisnis tetap selaras dengan risk appetite, kondisi permodalan, likuiditas, regulasi, dan strategi perusahaan. Selain itu, manajer risiko mengintegrasikan analisis risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, kepatuhan, reputasi, teknologi, serta risiko lainnya ke dalam pengambilan keputusan manajemen.
Mengapa Manajer Risiko Perbankan Ini Penting?
Perubahan suku bunga, kualitas kredit, tekanan likuiditas, serangan siber, konsentrasi portofolio, hingga perubahan model bisnis dapat menciptakan risiko yang bergerak cepat; karena itu, bank membutuhkan pemimpin risiko yang mampu membaca sinyal lebih awal dan menerjemahkannya menjadi tindakan. Riset dan evaluasi IMF terhadap sektor perbankan Indonesia menekankan pentingnya risk culture, model governance, model validation, stress testing, serta pengawasan independen untuk memperkuat pengelolaan risiko. Sementara itu, pembaruan Basel Core Principles 2024 semakin menekankan operational resilience, risiko sistemik, digitalisasi, tata kelola, risk appetite, agregasi data risiko, serta pengelolaan risiko kredit dan likuiditas. Karena itu, pelatihan ini memberikan solusi bernilai tinggi melalui analisis kasus, pemetaan risiko, risk assessment, stress testing, dan penyusunan strategi mitigasi agar peserta mampu mengambil keputusan risiko secara lebih cepat, objektif, dan terukur.
Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
- Memperkuat kemampuan strategis dalam mengelola risiko perbankan
- Meningkatkan ketepatan analisis dan kualitas keputusan manajemen
- Memperkuat kesiapan menghadapi perubahan regulasi dan profil risiko
- Membangun budaya risiko yang lebih disiplin di lingkungan bank
Apa Saja Materi Dalam Pelatihan Ini?

Hari Pertama
- Fundamental Manajemen Risiko Perbankan
- Risk Governance Dan Risk Appetite
- Credit Risk Dan Portfolio Management
- Market Risk Dan Liquidity Risk
Hari Kedua
- Operational Risk Dan Cyber Risk
- Risk Measurement Dan Stress Testing
- Risk Data Aggregation Dan Risk Reporting
- Risk Mitigation Dan Strategic Decision Making
Apa Hasil yang Peserta Dapatkan Mengikuti Pelatihan Ini?
- Risk Management Framework — Memahami kerangka manajemen risiko bank secara menyeluruh
- Risk Identification — Mampu mengidentifikasi risiko material berdasarkan karakteristik bisnis
- Risk Assessment — Mampu menganalisis probabilitas dan dampak risiko secara sistematis
- Risk Appetite — Mampu menghubungkan batas risiko dengan strategi dan kapasitas bank
- Stress Testing — Mampu mengevaluasi ketahanan bank melalui berbagai skenario tekanan
- Risk Reporting — Mampu menyajikan informasi risiko secara ringkas, relevan, dan mendukung keputusan
- Risk Mitigation — Mampu merancang respons dan strategi mitigasi berdasarkan prioritas risiko
Aplikasi Apa yang Digunakan Dalam Pelatihan?
- Microsoft Excel
- SAS Risk Management
- IBM OpenPages
- Power BI
FAQ: Pertanyaan Seputar Manajer Risiko Perbankan
- Apa tanggung jawab utama Manajer Risiko Perbankan?
Manajer Risiko Perbankan memimpin proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, pelaporan, dan mitigasi risiko. Selain itu, ia memberikan perspektif risiko kepada manajemen agar keputusan bisnis tetap mempertimbangkan risk appetite, kondisi pasar, modal, likuiditas, serta ketentuan regulator. - Risiko apa saja yang perlu dipahami oleh Manajer Risiko Perbankan?
Peserta perlu memahami risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, kepatuhan, hukum, reputasi, strategis, teknologi informasi, dan risiko lain yang relevan dengan karakteristik bank. Kerangka Basel dan praktik pengawasan perbankan juga mendorong pendekatan bank-wide risk management yang melihat seluruh risiko material secara terintegrasi. - Apakah pelatihan ini cocok untuk manajer yang sudah berpengalaman?
Ya. Materi tidak hanya membahas konsep dasar, tetapi juga mengarahkan peserta pada risk governance, risk appetite, stress testing, risk reporting, model governance, dan pengambilan keputusan berbasis skenario sehingga relevan bagi profesional berpengalaman.
Siapa Saja yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini?
- Senior: Chief Risk Officer, Risk Director, Head of Risk Management
- Senior: Risk Management Manager, Compliance Manager, Treasury Manager
- Menengah: Risk Management Supervisor, Credit Risk Supervisor, Operational Risk Supervisor
- Menengah: Senior Risk Analyst, Credit Analyst, Market Risk Analyst
- Staff: Risk Management Officer, Risk Analyst, Compliance Officer
- Profesional perbankan yang ingin beralih atau berkembang dalam fungsi manajemen risiko
- Fresh graduate bidang perbankan, manajemen, ekonomi, akuntansi, dan keuangan
- Konsultan, entrepreneur, akademisi, atau profesional sektor keuangan yang membutuhkan perspektif risiko perbankan
Jadikan Risiko Lebih Terukur, Keputusan Lebih Tajam, Dan Bank Lebih Tangguh!
Risiko tidak selalu muncul sebagai masalah besar sejak awal. Sering kali, risiko memberikan sinyal melalui perubahan kualitas kredit, arus likuiditas, eksposur pasar, kelemahan proses, atau perubahan perilaku nasabah. Karena itu, organisasi membutuhkan manajer risiko yang mampu membaca sinyal tersebut, menguji skenario, dan mengubah analisis menjadi keputusan yang konkret. Pelatihan Manajer Risiko Perbankan membantu peserta membangun kemampuan tersebut melalui pendekatan strategis dan praktik berbasis kasus.
Saatnya meningkatkan kompetensi yang memiliki dampak langsung terhadap ketahanan bisnis bank. Ikuti Pelatihan Manajer Risiko Perbankan dan pertajam kemampuan Anda dalam membaca risiko, menentukan prioritas, membangun strategi mitigasi, serta menyampaikan rekomendasi yang kuat kepada manajemen. Jangan hanya bereaksi ketika risiko muncul—bangun kemampuan untuk mengantisipasinya lebih awal.